ANRI 1st DAY – 2016

(In ENGLISH) Artikel ini berisi tentang jurnal kegiatan fumigasi di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia, di gedung E dan G tahun 2016. Beberapa kejadian ditulis berdasarkan apa adanya, tanpa ada editing dan perubahan apapun. Penulis sendiri berperan dalam kegiatan fumigasi tahun ini. Semoga tulisan ini bermanfaat…

Hari pertama memasuki tol lingkar luar menuju Cilandak bukanlah hal yang mudah bagi kami yang tinggal di pedesaan. Berbekal dari map Google dan GPS, akhirnya team berhasil memasuki kawasan Cilandak. Tidak banyak kendala kami temui. Perjalanan panjang yang dimulai pukul 13.30 WIB dan tiba di penginapan pada pukul 01.15 WIB dini hari. Hampir 12 jam kami menempuh perjalanan ini.
Senyum sapa ramah penjaga hotel sederhana menyambut kedatangan kami. Dengan memperhatikan logat bicara dari beliau yang menyampaikan salam santun, ternyata beliau adalah orang Semarang.
Setelah mendapat kamar masing-masing, kami sejenak berbincang-bincang untuk membuat jadwal kerja besok pagi. Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 WIB dini hari. Tak terasa kantuk mulai menyerang begitu tiba-tiba dan tanpa sengaja setelah membubarkan diri kami tinggal di tinggal kamar masing-masing dan waktupun sudah menunjukkan pukul 06.30 WIB. Sudah sangat terlambat untuk sholat Subuh, tetapi yang bagaimanapun kewajiban tetaplah kewajiban, akan kami laksanakan seperti halnya komitmen kami kepada ANRI.

07.00
Team leader sudah bersiap-siap mengumpulkan anak buah. Secangkir kopi dan beberapa batang rokok sudah dikeluarkan para helper. Pukul 07.15 WIB kami sempatkan diri makan soto yang ada di pinggir jalan. Ampera Raya lebih tepatnya, apalagi kota besar seperti Jakarta bukanlah hal yang sulit untuk mencari sarapan. Dan lagi-lagi penjual soto-nya adalah orang Kebumen, berasa di rumah sendiri, walaupun jauh dari kampung halaman.

08.00
Kami sudah berada di ANRI, setelah lapor di sekuriti dan menyelesaikan administrasi lalu kami menemui Bapak Edi Saptono. Dengan ramah beliau memperkenalkan para staf dan siapa saja yang nanti akan mendampingi kita dalam pekerjaan.

09.00
Kami survey du gedung E dan G beserta para helper. Apa yang harus kami lakukan dan dan apa yang tidak boleh kami lakukan. Kami sadari, ANRI menyimpan begitu banyak bukti keberadaan Bangsa Indonesia, sehingga dalam pelaksanaan fumigasi tidak boleh sembarangan.
Ada 3 depo dokumen di ANRI yaitu gedung E, G dan F. Namun menurut Bpk. Edi, gedung F berisi arsip materi yang berupa elektronik seperti film dan lain-lain. Hal ini ditakutkan jika dilakukan fumigasi akan merusak film-film dokumenter tersebut. Petugas di ANRI juga mempunyai ahli kimia yang sangat berkompeten melakukan pekerjaannya. Kami sangat paham, namun ke depannya kami sangat berharap ada penelitian SO2F2 terhadap file-file lama, apakah akan merusak ataukah tidak. Perlu kajian lebih lanjut.
Setelah survey gedung, penhelasan dan pengarahan dari Bpk. Edi, kami menunggu truk yang berisi peralatan yang belum kunjung tiba. Ternyata ada masalah teknis dalam pengiriman peralatan. Pengiriman dilakukan setelah melakukan pengambilan fumigan SO2F2 di Sunter. Setelah beberapa kali melakukan komunikasi, akhirnya tibalah fumigant beserta peralatan dari kami.

15.00
Akhirnya pembongkaran selesai dilakukan. Sementara kami pamitan ke sekuriti dan pulang ke hotel dan beristirahat. Sambil beristirahat kami breafing sebentar untuk evaluasi selanjutnya.


Semoga esok hari lebih lancar…

Bersambung ke 2nd day…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s